TRIBUNNEWS. COM, TABANAN – Seorang pria 23 tahun bernama Saiful Primitif terpaksa diamankan polisi setelah melayani penganiayaan terhadap seorang warga di sebuah kos di Jalan Tanah Bawean, Banjar Jagasatru, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Selasa (18/8/2020) suangi.

Akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku dengan senjata cendekia jenis celurit, korban mengalami luka berat hingga harus dirawat dalam rumah sakit.

Patuh informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20. 00 Wita.

Bermula daripada korban bernama Dimas Marques (26) yang datang untuk menemui pelaku di sebuah kos-kosan (TKP).

Baca: Seorang Pria Bacok Tetangga Pakai Celurit, Sebab Korban Edit Foto Sandingkan dengan Istri Pelaku

Maksud kedatangannya adalah untuk melamar sebuah nomor kontak temannya bertanda Eko.

Sebab, sebelumnya dia (Eko) telah meminjam kekayaan di sebuah tempat peminjaman uang dan sudah lambat 4 keadaan untuk membayar.

Terlebih, pinjaman tersebut menggunakan jaminan BPKB milik ibu korban.

Karena tak punya nomor relasi yang dicari korban, pelaku kendati menyampaikannya kepada korban.

Namun, diduga korban dalam suasana terpengaruh alkohol dan setelah tersebut terjadi keributan.

Baca: Dikeroyok 6 Orang, Pemuda di Probolinggo Tewas Kena Sabetan Celurit, Motifnya Dendam

Tak lama berselang, pelaku justru mengambil sebuah celurit daripada dalam kamarnya yang kemudian mengabulkan penganiayaan hingga mengakibatkan perut korban di sebelah kanan luka sobek dan kemudian dirawat di rumah sakit.