Laporan Wartawan Tribunnews. com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Menghadap hari raya Lebaran, telah menjadi kebiasaan masyarakat buat memenuhi pusat perbelanjaan bagus mal dan pasar sekalipun di masa pandemi Covid-19 ini.

Jubir vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengingatkan, potensi transmisi menjadi sangat tinggi kalau berkerumun dengan massa yang sangat besar.

“Bukan hanya pedagang rekan nanti yang terdampak. Misalnya seperti yang terjadi pada Tanah Abang. Kita tahu pengunjung Tanah Abang itu bisa dari seluruh provinsi di sekitar Jabodetabek, ” ujar Nadia dalam dialog virtual KCPEN, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Setelah Kerumunan Pasar Tanah Abang, Muncul Kerumunan Konser Musik di Pasar Minggu

Dikhawatirkan, kerumunan pasar ataupun mal menjadi sumber transmisi yang kemudian berdampak di keluarga.

“Kalau dia terinfeksi akan menjelma sumber penularan yang kemudian akan dia bawa kembali ke tempat tinggalnya atau mungkin kalau dia zaman pulang mudik ini juga akan terbawa ke sana Ini yang tentunya mau berpotensi bukan hanya klaster ke pasar yang akan muncul tapi akan hidup klaster keluarga yang penuh, ” ungkap perempuan berhijab ini.

Baca juga: Polisi Sebut Rekayasa Lalu Lintas dalam Kawasan Pasar Tanah Abang Bersifat Situasional

Nadia menyadari, rencana masyarakat untuk menyambut keadaan raya sangatlah besar dalam tengah larangan mudik dengan berlangsung selama dua minggu ke depan.

Meski demikian ia mengusulkan, agar masyarakat berbelanja secara aman dan nyaman dengan displin protokol kesehatan.


Masyarakat berbelanja di Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengakui adanya lonjakan pengunjung di was-was tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut dari sekitar 35. 000 pengunjung pada keadaan biasa menjadi sekitar 87. 000 orang pada akhir pekan ini, sehingga pihaknya menyiagakan sekitar 750 aparat untuk menjaga kedisiplinan aturan kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

“Saat datang ke induk perbelanjaan lalu terlihat jelas cukup penuh kerumunan maka sebaiknya kita hindari, ” pesan Nadia.