Laporan Wartawan  Tribunnews. com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA berantakan Kepala Dinas Pencerahan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus meninjau letak pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Dukuh (TMMD) ke-109 di wilayah Kodim 1411/Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Senin (12/10/2020).

Kunjungan Nefra tersebut terkait dengan tugasnya selaku Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-109 TA 2020.

“Kunjungan saya beserta tim Wasev TMMD adalah buat mengukur kinerja organisasi Satuan Suruhan (Satgas) TMMD mulai tahap perencanaan hingga pengakhiran, dengan harapan pelaksanaan pencapaian sasaran TMMD dapat berjalan optimal, efektif dan efisien, meskipun saat ini negara kita pantas dilanda pandemi Covid-19, ” prawacana Nefra dalam keterangan resmi TNI AD pada Senin (12/10/2020).

Menurutnya penentuan sasaran TMMD haruslah berdasarkan pertimbangan sejumlah prioritas.

Menangkap juga: Dandim Boven Digoel Berangkatkan 59 Awak Satgas TMMD ke Perbatasan RI-Papua Nugini

Masukan tersebut di antaranya daerah yang sudah ada program pembangunan daerah namun belum terjangkau pelaksanaannya oleh aparat Pemda, daerah rawan lantaran segi pertahanan, keamanan dan kesejahteraan, daerah rawan bencana alam, serta daerah terisolir, perbatasan, terpencil dan daerah miskin atau kumuh perkotaan.

“Sasaran fisik dengan telah ditetapkan harus dapat mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha masyarakat di bidang ekonomi dan meningkatkan status kesejahteraan masyarakat guna mendukung pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan serta pengentasan kemiskinan, ” kata Nefra.

Di akhir kunjungannya, Nefra berpesan agar baik Satgas TMMD maupun pihak Pemda dan masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menyelesaikan program-program TMMD dengan telah ditetapkan.

Baca juga: Resmi Dibuka, TMMD ke-109 Kodam XVI Pattimura Janjikan Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat

“Agar pelaksanaan kegiatan TMMD ini, tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19, dengan tidak mengurangi makna gotong-royong, ” pesannya.

Sebelum kunjungan berakhir, Dandim 1411/Bulukumba Letkol Arm Joko Triyanto di paparannya kepada menerangkan sasaran fisik TMMD ke-109 di wilayahnya yaitu pembangunan jalan perintis sepanjang 750 meter yang akan membuka kanal jalan antara Desa Kindang dengan Desa Sapobonto.

“Selain itu juga akan dibangun Talud sepanjang 550 meter dengan luhur 2, 5 meter di Desa Kindang sebagai antisipasi longsor. Sementara pembangunan non fisik meliputi beraneka macam penyuluhan kepada masyarakat, ” sirih Joko.

Tak hanya itu Joko juga menjelaskan penggunaan dana serta tak lupa mengadukan persentase pelaksanaan dari tiap program TMMD tersebut kepada Tim Wasev.

Baca juga: Kelakuan Dua Kartini Bantu Satgas TMMD, Motivator Bagi Kaum Adam

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten Bulukumba, Andi Kurnia, yang menggantikan Bupati menyampaikan terima kasih & apresiasinya kepada TNI atas program TMMD berupa perintisan jalan antar desa antar kecamatan yang dibangun oleh Kodim 1411/Bulukumba.

“Sejak Indonesia merdeka, baru kala ini jalan bisa tembus, sehingga memperlancar transportasi masyarakat di pegunungan Bulukumba ini. Kini masyarakat bisa membawa hasil kebunnya ke pasar tanpa harus memutar sejauh 25 km lagi, ” kata Andi.

Kedatangan Tim Wasev TMMD tersebut dihadiri oleh para pejabat dari kalangan Forum Penyerasian Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bulukumba maupun TNI di antaranya Ketua DPRD, Kajari, Kadis PUPR, Aster Kasdam XIV/Hsn, Wakapolres, Ketua Bappeda, Kemenag, Danrem 141/Todopoli, Dandim 1411/Bulukumba, para tokoh agama, tokoh asosiasi, dan tokoh adat setempat.