TRIBUNNEWS. COM – Roberto Mancini lulus membawa Italia menjadi kampiun dalam turnamen Euro 2021 setelah mengalahkan Inggris melalaikan adu penalti, Senin (12/7/2021).

Laga yang berlangsung di Wembley Periode itu berlangsung 1-1 di dalam waktu normal hingga harus dilanjutkan ke babak hukuman.

Duo supersub Manchester United, Jadon Sancho dan Marcus Rahsford kubra menjalankan tugasnya, ditambah dengan Bukayo Saka. Italia lulus dengan skor 3-2 dalam adu penalti.

Kesuksesan ini menjawab perkara sebelumnya, apakah Roberto Mancini bisa menjadi pangeran bagus untuk membangunkan cinderella di kisah Snow White secara kurcacinya?

Baca juga: 10 Tanda Italia vs Inggris Final Euro 2021: Capaian Duo Bek Gaek Juventus, Luke Shaw & Mancini


Bek Italia Giorgio Chiellini mengangkat trofi Kejuaraan Eropa selama presentasi setelah Italia memenangkan pertandingan sepak bola final UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.

Kisah itu berawal sejak Sampdoria Connection yang berharta di balik layar timnas Italia.

Awak pelatih dan offisial Gli Azzurri dihuni oleh suksesor Sampdoria yang merasakan kemajuan merengkuh scudetto Serie A untuk kali pertama di dalam musim 1990/1991.

Ada Roberto Mancini sebagai pelatih Italia, dia zaman mengisi pos lini serang Sampdoria bersama Gianluca Vialli, kepada delegasi Italia dalam Euro 2021.

Selain mereka berdua tersedia nama Attilio Lombardo, Giulio Nuciari, Fausto Salsano, Alberico Evani (1993).

Dalam informasi UEFA beberapa waktu lalu menyebutkan, mereka menyebut diri sebagai Tujuh Kurcaci dalam serial Snow White and the Seven Dwarfs.

Baca juga: Hasil Final Euro 2021 Tadi Malam, Kutukan Penalti Inggris Belum Sirna, Italia Jadi Kepala suku di Wembley

Pelatih Italia Roberto Mancini sebagai Dopey, serta kepala delegasi Italia dalam Euro 2021, Gianluca Vialli sebagai Sleepy.