TRIBUNNEWS. COM, CHEONAN – Seorang bocah sembilan tahun di Provinsi Chungcheong, Korea Selatan, tewas akibat dikunci dalam koper selama tujuh jam.

Atas kejadian tersebut, kepolisian setempat menangkap seorang wanita berusia 43 tahun yang tak lain ibu tiri lantaran korban.

Wanita tersebut dijerat dengan tuduhan penyiksaan terhadap anak yang menyebabkan putra tirinya tewas.

Dilansir Korea JoongAng Daily Kamis (4/6/2020), budak sembilan tahun itu tewas besar hari kemudian di rumah melempem, setelah dikunci dalam koper.

Sebulan sebelumnya, polisi mulai menyelidiki si ibu tiri dan suaminya dalam insiden berbeda, sesudah memar ditemukan pada tubuh anak itu.

Mengaji: Sedih Lihat Mbak Lala Diminta Jadi Pengasuh Kiano, Rafathar Bereaksi Ini saat Tahu Hal Memang

Ambulans diberangkatkan ke rumah pelaku pada Senin (1/6/20230)pukul 19. 25 waktu setempat, setelah dia melapor menemukan anak tirinya dalam keadaan tidak sadar.

Tim medis mendapati bocah itu koma dan lekas melarikannya ke Rumah Sakit Universitas Cheonan sembari memberikan pertolongan penting.

Anak itu sempat dirawat selama dua hari.

Baca: Kisah Inspiratif Bocah 9 Tahun Asal Perempuan Ciptakan Mesin Cuci Tangan Untuk Cegah Penularan Covid-19

Namun karena kondisinya tak berubah, dia dinyatakan meninggal Rabu (3/6/2020) pukul 18. 50 zaman setempat.

Berdasarkan otopsi, penyebab kematian anak itu karena kegagalan organ dalam.